Rudolf Dethu
By: Rudolf Dethu
May 10, 2017

SURAT KEPRIHATINAN DARI DEN HAAG

SURAT KEPRIHATINAN DARI DEN HAAG

Mempertimbangkan vonis lancung terhadap Ahok pagi tadi, 9 Mei 2017, rasa keadilan kami amat terusik. Kami di Belanda prihatin terhadap kondisi di Jakarta, Indonesia tercinta. Vonis yang ditimpakan kepada Ahok bukan semata mengoyak rasa keadilan tapi juga mengancam kebinekaan, memperkosa warna-warni Nusantara.

Ahok telah diperlakukan sewenang-wenang sedari awal. Ia direndahkan sebegitu keji hanya karena ia Cina, suka bersuara lantang, kafir. Apa yang menimpa Ahok bukan tak mungkin akan terjadi pada kita, anak cucu kita. Indonesia tidak akan sama lagi keadaannya seperti yang dicita-citakan para pendiri. Indonesia yang toleran, bhinneka, jujur, dan tanpa prasangka. Bumi pertiwi sudah terkoyak. Luluh lantak.

Kami prihatin. Kami sedih. Kami rindu Indonesia yang berbeda-beda tapi tetap satu jua

Mari kawan-kawan bersatu, jangan biarkan fundamentalisme merobek Indonesia. Mari terus bela Bhinneka Tunggal Ika!

Lawan!

Rudolf Dethu | Robi Navicula | Sely Martini | Grace Tobing | A.N. Sigit | F.R. Hutagaol | Vanie KB | Greg KB | L. Oesman

Comments